Pialadunia2018rusia.com – Pelatih Arsenal, Unai Emery, mengatakan bahwa Mesut Ozil adalah salah satu kandidat kapten Arsenal di musim yang akan datang. Tapi di sisi lain, juga masih terdapat pemain senior Arsenal seperti Laurent Koscielny atau Petr Cech.

Ozil sendiri telah ditunjuk sebagai kapten ketika Arsenal menghadapi PSG di turnamen International Champions Cup (ICC) 2018 yang berlangsung di Singapura, Sabtu (28/7). Dalam pertandingan tersebut, Arsenal menang dengan skor 5-1.

Ozil menjadi pencetak gol pertama. Alexandre Lacazette menyumbangkan dua gol sementara gol lainnya dicetak oleh Rob Holding dan Eddie Nketiah.

BACA JUGA : Mohamed Salah Sudah Tak Khawatirkan Cederanya

Melihat performa Ozil di atas lapangan, Emery menilai bahwa pemain asal Jerman yang baru saja mengundurkan diri dari Timnas Jerman tersebut mampu untuk menjadi pemimpin rekan-rekannya di atas lapangan.

“Kami bekerja bersama dan memberikan tanggung jawab pada pemain,” ucap Emery seperti dikutip dari ESPN.

“Saya rasa ia mampu mengemban tugas ini, tapi mari jangan lupakan Koscielny, yang sudah kembali bersama kami. Kemudian kami punya Petr Cech, yang menjadi kapten kami di laga persahabatan. Aaron Ramsey juga menjadi kapten di laga persahabatan, saya rasa ada satu atau dua pemain lain yang dapat mengambil tanggung jawab untuk setiap pemain di tim ini,” paparnya.

Emery juga menyatakan akan memberikan posisi terbaik bagi Ozil. Artinya, ia akan memberikan posisi sebagai pemain nomor 10 di mana pada posisi tersebut ia merasa lebih nyaman.

“Kami ingin memberikan padanya dan pada semua pemain posisi di mana mereka merasa paling nyaman di atas lapangan. Ia memulai hari ini pada nomor 10,” terang Emery.

“Ini tergantung karena Mesut bisa bermain di sisi kanan dan masuk ke dalam, membuka ruang untuk bek kanan. Kami ingin mencarikan ruang untuknya dan pada pemain lain di mana mereka bisa menggunakan kualitas mereka dengan posisi yang bagus.”

Meskipun memetik kemenangan besar, Emery tak lantas puas dengan timnya. Ia merasa masih ada ruang perbaikan, khususnya dalam hal menekan.

“Saya ingin memperbaiki penekanan ini. Di babak kedua, mereka sudah lelah, tapi pemain muda memberikan tekanan kami kembali dan membuat kita bisa mengubah posisi dan bermain dengan tiga gelandang,” jelas mantan pelatih PSG tersebut.

(PialaDunia2018Rusia.com)