Pialadunia2018rusia.com – Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp menegaskan alasan timnya mendatangkan Alisson Becker bukan karena blunder konyol Loris Karius di final Liga Champions 2017/18 lalu. Kala itu Liverpool takluk 1-3 dari Real Madrid, dua gol Madrid disebabkan oleh blunder Karius.

Pasca laga tersebut, Karius langsung menjadi sasaran kritik. Dia dicerca habis-habisan oleh para pendukung Liverpool di media sosial. Mental Karius pun diperkirakan hancur setelah kejadian itu.

Setelah sempat bersikeras memuji kualitas Karius, Klopp dan Liverpool akhirnya membeli Alisson Becker dari AS Roma. Kiper berdarah Brasil itu memecahkan rekor kiper termahal di dunia, penampilan apiknya dinilai memang layak mendapatkan predikat tersebut.

BACA JUGA : Chelsea Hargai Eden Hazard Lebih Mahal Dari Neymar

Banyak pihak yang menduga Liverpool memilih mendatangkan Alisson setelah blunder fatal Karius di final Liga Champions itu. Tetapi Klopp menegaskan bahwa bagaimanapun mereka tetap akan membeli Alisson, bahkan seandainya Karius tak membuat blunder.

“Sekiranya kami menang di final (Liga Champions) dan Alisson berada di bursa transfer kami akan tetap mengejar dia karena kami berpikir dia adalah kiper yang kami inginkan,” kata Klopp dikutip dari goal internasional.

Klopp juga menyebut dia tak pernah berbicara dengan Karius soal usaha mendatangkan Alisson. Menurutnya hal itu memang tak perlu dilakukan.

“Dengar, saya tidak berjalan melewati ruang ganti dan mengatakan pada orang-orang bahwa saya mendatangkan Fabinho atau Naby Keita. Saya tidak mengatakannya sebelum tes medis, ‘kami mendatangkan kiper baru’ lalu mereka semua berkata ‘oh!’.”

Lebih lanjut, Klopp menegaskan bahwa Liverpool mendatangkan pemain baru bukan karena pemain lama yang kurang kompeten. Dia menyebut klub memang memiliki kebijakan untuk terus meningkatkan kualitas skuat.

“Kiper lainnya juga sangat bagus, seperti gelandang kami. Hal ini bukan berarti saya berkata pada Fabinho: ‘maaf, kami sudah punya pemain bagus, kami tidak membutuhkan anda’,” sambung Klopp.

“Kami mendatangkan pemain lain karena kami berpikir bisa membuat langkah berikutnya seperti yang terjadi pada kasus Naby Keita. Kami melakukannya dan itulah tugas kami.”

(PialaDunia2018Rusia.com)